Pembaca sekalian –semoga dirahmati Allah- laut adalah tempat yang enak dipandang, dan tak lapuk untuk diceritakan, salain keindahaan sunsetnya, perahu yang terhampar bak hiasan diatas permadani, pasirnya yang meliuk dipinggir pantai serta ombak yang menari-nari di atasnya. Namun tahukah kalian –baarakallahu fiikum- ada sisi lain yang tak kalah indah tuk dibicarakan berkenaan dengan laut. Mari kita simak indahnya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa Sallam- berbicara tentang laut.

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa Sallam- bersabda tentang (air) laut :

هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ

“Laut itu airnya suci dan mensucikan, bangkainya pun halal”

(HR. Abu Dawud, tirmidzi, Ibnu majah, annasa’i dan Ibnu Syaibah. Lafadh hadits menurut riwayat Ibnu Syaibah dan dianggap shohih oleh oleh Ibnu Khuzaimah dan Tirmidzi. Malik, Syafi’i dan Ahmad)

Pejelasan ringkas :

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang namanya adalah Abdurrahman bin shahr. Beliau –radhiyallahu ‘anhu adalah shahabat periwayat hadits terbanyak yaitu 5.374 hadits. Beliau wafat pada tahun 57 H.

Riwayat ini menjelaskan bahwa laut airnya suci dan mensucikan, sehingga dapat digunakan untuk bersuci, misalnya berwudhu, mandi, istinja, dan lain-lain. Juga menjelaskan tentang halalnya semua binatang laut. Kata Imam Shan’ani –rahimahullah- yang dimaksud binatang laut adalah binatang yang mati di laut dari jenis binatang yang tidak bisa hidup kecuali di laut, bukan semua binatang yang mati di laut (Subulussalam 1/21)

Pelajaran Yang Bisa Dipetik :

  1. Air laut mampu mengangkat hadats kecil dan besar, dan menghilangkan najis yang menempel pada badan, pakaian, tempat suci, dan lain-lain.
  2.  Air yang berubah warna, bau, dan rasanya disebabkan oleh sesuatu yang suci maka tetap suci dan mensucikan, selama ia masih bisa disebut sebagai air. Karena air laut rasanya asin dan tidak seperti air biasa.
  3. Hukum bangkai laut halal.
  4. Boleh menjawab pertanyaan lebih dari yang ditanyakan. Karena hadits ini keluar disebabkan orang yang bertanya tentang air laut, tapi nabi menambah jawaban tentang bangkai laut. Wallahu a’lam

(Rujukan : Kitab Bulughul maram, subulusalam, dan taudhihul ahkam dengan beberapa tambahan dan ringkasan)

Apa Kata Rasulullah tentang Air Laut ?

Komentar

Silahkan komentar atau bertanya

Madrosah Sunnah

Belajar Islam Lebih Mudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *